Artikel Kesehatan

Kewaspadaan Dini Terhadap Hepatitis A

Rusmini Wiyati Jan 22, 2020

 

Meningkatknya kasus Hepatitis A di beberapa tempat di kabupaten/kota Provinsi Sumatera Selatan pada akhir-akhir ini, membuat kita harus meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit tersebut. Karena penyakit ini sering timbul secara sporadik maupun sebagai epidemi dalam periode waktu 1-2 bulan. Epidemi terjadi akibat kontaminasi virus pada air dan makanan yang dapat mengakibatkan ledakan kasus dan menimbulkan kerugian ekonomi.

Hepatitis A adalah penyakit yang menyerang organ hati akibat virus Hepatitis A yang bersifat akut dan dapat menyebabkan kesakitan ringan sampai berat. Kadang-kadang penderita tidak menunjukkan gejala (asimptomatik), gejala yang sering berupa demam, sakit kepala, lelah, kehilangan nafsu makan, perut kembung, mual, muntah, air seni berwarna gelap, sampai jaundice (kekuningan pada kulit dan bagian putih pada bola mata). Pada anak usia <6 tahun kejadian jaundice hanya sekitar 10%, sedangkan pada orang dewasa meningkat sampai 60-80%., karena itu tidak semua serangan Hepatitis A menunjukan gejala kuning. Penyakit ini juga dapat menimbulkan pembengkakan hati.

Seseorang dapat tertular penyakit ini ketika ia mengkonsumsi makanan/minuman yang terkontaminasi tinja orang yang terinfeksi virus Hepatitis A. Masa inkubasi virus ini berkisar antara 15-50 hari, dengan rata-rata 28 hari. Virus dapat ditemukan pada tinja sejak 1-2 minggu sebelum gejalanya muncul, pada bayi dan anak-anak dapat mengandung virus sampai 6 bulan setelah infeksi, karena itu jangan membuang popok bayi yang mengandung feces di sembarang tempat.

Agar tidak terjadi penularan, lakukan perbaikan sanitasi dan pengamanan makanan dengan cara mencuci bahan makanan sampai bersih dan memasak dengan baik. Begitu juga dalam penyajian maupun penyimpanannya baik untuk tingkat keluarga maupun pedagang makanan/minuman. Selain itu kebersihan perorangan juga harus ditingkatkan terutama mencuci tangan pakai sabun setelah buang air besar maupun sebelum makan maupun menyiapkan makanan. Lakukan BAB (Buang Air Besar) di jamban dengan septic tank yang sesuai standar. Gunakan air bersih yang memenuhi syarat dan lakukan pembuangan limbah yang benar.

Himbauan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU bagi petugas kesehatan di Puskesmas se Kabupaten OKU, lakukan upaya promosi kesehatan melalui berbagai media kepada masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang baik – cuci tangan pakai sabun – kebersihan perorangan, lakukan surveilans penyakit terutama di sekolah , lakukan pengawasan kualitas Tempat Umum dan Pengolahan Makanan dan laporkan kejadian penyakit secara berjenjang (RW).

Gambar : Mengenal Hepatitis A yang mewabah.Tribunnews.com

Gambar : Mengenal Hepatitis A yang mewabah.Tribunnews.com